Dirjen Bea Cukai RI Ketuai ASEAN Customs

0
411

REPORTASEBALI.COM – Pertemuan tahunan Direktur Jenderal Bea dan Cukai se-Asia Tenggara yang berlangsung di Nusa Dua Bali, 16-18 Mei menghasilkan beberapa keputusan. Diantaranya, selama setahun ke depan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI , Heru Pambudi, terpilih sebagai ketua ASEAN Customs.
 
Dalam pertemuan itu, juga dibahas perkembangan kinerja yang signifikan dalam proses integrasi ASEAN Customs, khususnya di beberapa area diantaranya, pengesahan ASEAN Harmonised Tariff Nomenclature (AHTN) 2017, yang merupakan pembaruan dari AHTN 2012.
 
Hal ini, menurut Heru Pambudi, menandakan upaya yang terus menerus dalam menyeragamkan klasifikasi barang oleh seluruh ASEAN Customs.
 
“Tujuannya untuk simplifikasi proses bisnis, sebagai bentuk fasilitasi perdagangan antar negara. Hingga saat ini, lima negara telah mengimplementasikan AHTN 2017,” terang Heru Pambudi.
 
Heru melanjutkan, perkembangan ASEAN Customs Transit System (ACTS) juga menunjukkan kemajuan signifikan. ACTS merupakan sebuah sistem manajemen yang mengatur keluar masuknya suatu barang dari satu negara ASEAN ke negara ASEAN lainnya. Hingga saat ini 8 negara telah menandatangani ACTS.
 
Dijelaskan lagi, ASEAN Single Window juga merupakan salah satu program yang memiliki kemajuan signifikan. Salah satunya adalah dengan diadakannya Project Management Office (PMO) di dalam ASEAN Secretariat untuk mengelola kinerja ASW.
 
Pertemuan itu juga dihadiri mitra dialog dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Jepang, Korea, serta pendatang baru Australia, dan perwakilan dari World Customs Organization (WCO).
 
Beberapa pertemuan bilateral juga diadakan antara mitra dialog tersebut guna menjalin dan mempererat kerja sama. Selain dengan mitra dialog di atas, pertemuan bilateral juga diadakan dengan EU-ASEAN Business Council dan US-ASEAN Business Council yang bertujuan untuk memperkuat kemitraan Bea Cukai dengan sektor bisnis.