Peserta Didik Baru di SMA Negeri 1 Denpasar Ditanamkan Kemandirian dan Berkarakter Kuat

0
948

REPORTASEBALI.COM – Sesuai Surat Edaran No. 40/40272/Disdik Pemprov Bali yang dikeluarkan oleh Sekda Provinsi Bali, pembukaan masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di tingkat Provinsi Bali digelar secara serentak pada Rabu, 12 Juli 2017.
 
Kegiatan itu wajib diikuti oleh peserta didik baru selama 3 hari masa pelaksanaan dan ditutup pada Sabtu, 15 Juli 2017. Di SMA Negeri 1 Denpasar, pembukaan mPLS secara resmi dibuka di halaman sekolah dengan seremonial upacara. Kemudian dilanjutkan di aula sekolah untuk memberikan materi-materi yang sudah ditetapkan peraturan dari pemerintah provinsi Bali melalui Dinas Pendidikan.
 
“Karakter dari mPLS ini berbeda dengan MOS. Karena disini penekanannya pada pendidikan tanpa ada unsur kekerasan baik fisik maupun verbal. Siswa baru juga tidak dibebani oleh persyaratan yang sulit untuk diikuti,” jelas Nyoman Purnajaya, Rabu, 12 Juli 2017.
 
Kemandirian dan spiritualitas, menurut Purnajaya, juga dikembangkan agar siswa terlatih untuk bertanggungjawab terhadap apa yang dilakukan. Spiritualitas, ditambahkan Purnajaya, juga menjadi bagian penting dalam pengembangan diri.
 
“Intinya ditujukan untuk memperkenalkan SMAN 1 kepada siswa baru, perkenalan Kasek maupun guru dan memperkenalkan slogan sekolah yakni Karmany,” tambah Purnajaya.
 
Seluruh kegiatan dipusatkan di sekolah dengan pemberian materi sesuai aturan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Bali.
 
Jumlah peserta yang mengikuti masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMA Negeri 1 Denpasar sebanyak 387 siswa.
 
“Siswa akan menempati jurusan sesuai dengan hasil tes IQ maupun peminatan jurusan, apakah mereka akan masuk program IPA atau IPS,” jelasnya demikian.
 
Yang terpenting lagi, menurut Purnajaya, konsep 3 Cincin Emas sebagai pandangan untuk meraih cita-cita tetap harus dipertahankan. Konsep 3 Cincin Emas itu meliputi, cerdas, kreatif dan bertanggungjawab. (Dayu)

Baca Juga :   STIKOM Bali Lepas 557 Sarjana pada Wisuda Ke-23