Bali Sambut Padel: Olahraga Kekinian yang Siap Mendongkrak Perekonomian Lokal

0
4

DENPASAR, REPORTASE BALI– Anggota Komisi I DPRD Kota Denpasar dari Fraksi Golkar Yonathan Andre Baskoro mendapatkan kesempatan terbaik makan siang bersama dengan Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ibu Ni Luh Puspa beberapa hari lalu di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut keduanya berdiskusi banyak hal tentang pariwisata Bali. Pertemuan hangat tersebut membahas berbagai isu strategis sekaligus peluang besar bagi masa depan pariwisata di Pulau Dewata.

Salah satu topik utama yang dibahas mengenai permasalahan penanganan sampah di Bali. Yonathan Andre Baskoro yang juga Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kota Denpasar, Pejuang Hak Asasi Manusia dan juga Pemerhati Hukum, sepakat bahwa persoalan sampah harus segera dituntaskan demi mewujudkan pariwisata Bali yang berkualitas dan berkelanjutan. Kebersihan di kawasan wisata, termasuk toilet-toilet umum, menjadi perhatian penting agar sejalan dengan tagline Bali sebagai “Pariwisata Kelas Dunia”. Bali harus nyaman, bersih, dan ramah bagi setiap wisatawan yang datang.

Anggota DPRD termuda di Kota Denpasar itu mengatakan jika Ibu Ni Luh Puspa, yang juga merupakan putri asli daerah Bali, menegaskan bahwa menjaga kebersihan Bali harus dimulai dari lingkup rumah tangga, kemudian desa, kecamatan, hingga kabupaten/kota. Kesadaran kolektif inilah yang menjadi fondasi utama menjaga citra Bali di mata dunia.

Dalam pertemuan tersebut, dua tokoh asal Bali membahas pergeseran tren dan perilaku wisatawan. Saat ini, baik wisatawan lokal maupun mancanegara yang semakin sadar akan pentingnya kesehatan. Mereka datang ke Bali tidak hanya untuk menikmati wisata budaya, alam, bahari, dan kuliner, tetapi juga untuk menikmati wellness dan olahraga.

Tren ini menjadi peluang besar yang patut terus dikembangkan. Bali tidak lagi hanya identik dengan beach club, namun mulai dilirik sebagai destinasi sport tourism. Salah satu contohnya adalah olahraga Padel yang sedang booming. Banyak wisatawan datang ke Bali khusus untuk bermain Padel dengan suasana tropis khas Bali. Ini merupakan kekuatan baru Bali yang unik dan berdaya saing tinggi.

Bali adalah paket lengkap yakni budaya yang adiluhung, kuliner yang kaya rasa, alam dan laut yang indah, hingga ragam aktivitas olahraga seperti water sport, diving, dan kini sport tourism berbasis wellness. Fasilitasnya pun semakin memadai.

Konsep bundling wisata, seperti paket 3 Hari 2 Malam, bisa menjadi daya tarik baru. Hari pertama menikmati wisata budaya dan pertunjukan seni, hari kedua menjelajah kuliner khas Bali dilanjutkan bermain Padel dan water sport, serta hari ketiga berbelanja oleh-oleh khas Bali. Hotel-hotel yang belum memiliki fasilitas olahraga pun dapat berkolaborasi dengan pengelola fasilitas olahraga di luar hotel, menciptakan nilai tambah sekaligus meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.

Namun demikian, kualitas tetap menjadi kunci. Fasilitas olahraga harus memenuhi standar kualitas, manajemen, dan pelayanan. Akan lebih istimewa lagi jika setiap fasilitas menghadirkan sentuhan budaya Bali, sehingga memiliki keunikan dan diferensiasi dibandingkan destinasi lain.

Ibu Wamen juga mendorong agar Bali mulai menyelenggarakan turnamen olahraga berskala internasional. Salah satunya adalah Turnamen Padel Internasional yang hingga kini belum ada di Bali. Dengan konsep yang matang, turnamen ini dapat dimulai dari level Asia hingga dunia. Menurutnya, kualitas lapangan di Bali sudah sangat layak untuk ajang internasional.

“Jika seluruh konsep ini dapat berjalan secara berkesinambungan, saya yakin Sport Tourism akan menjadi jendela baru pariwisata Bali, sebuah langkah strategis yang tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Bali ke depan: bersih, sehat, dan mendunia,” ujarnya.

Kebersihan di tempat-tempat wisata, termasuk toilet-toilet umum juga harus diperhatikan kebersihannya, hal ini penting dilakukan agar sesuai dengan tag line Bali yakni ‘Pariwasata kelas dunia’, Bali harus nyaman untuk menerima setiap wisatawan yang berkunjung ke Bali. Ini adalah peluang bagus yang bisa terus ditingkatkan, jadi Bali tidak hanya Beach Club, namun wisatawan semakin banyak mulai melirik fasilitas-fasilitas kesehatan dan tempat-tempat olahraga yang mulai tumbuh di Bali. Seperti olahraga Padel yang sedang booming saat ini, banyak tamu-tamu mancanegara dan tamu-tamu lokal datang ke Bali untuk bermain Padel dengan nuansa Bali yang “Tropical”. Ini adalah salah satu kekuatan Bali yang bisa terus didorong dan dikembangkan.