Bali akan Pasang CCTV Terintegrasi di Tempat Publik se-Pulau Bali, Telkom Indonesia Siap Dukung

0
305

DENPASAR, REPORTASE BALI- Pemprov Bali akan memasang CCTV terintegrasi di seluruh tempat publik dan lokasi rawan aksi kejahatan untuk memudahkan pengawasan. Jaringan CCTV terintegrasi itu akan dipusatkan di Pemprov Bali dan di Polda Bali dan seluruh Polres di Bali. Gubernur Bali Wayan Koster membenarkan terkait rencana pemasangan CCTV terintegrasi tersebut. Tujuannya untuk memperkuat sistem keamanan di fasilitas publik di seluruh Pulau Bali melalui program CCTV Terintegrasi.

Menurut Koster, program ini sudah disampaikan langsung dan disambut baik oleh Telkom Indonesia. “Saya berharap CCTV di fasilitas publik baik itu Pura, hotel/restaurant, mall, dan lain sebagainya bisa diintegrasikan untuk mencegah tindakan kriminal di Bali. Jadi orang yang melakukan pencurian bisa kita langsung lacak dan dapat pelakunya melalui aplikasi terintegrasi,” ujar Koster Koster, Kamis (14/8/2025). Ia juga sudah meminta kepada Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Bali, Gede Pramana agar bisa membuat aplikasi seperti Emergency Call Triple Zero.

General Manager Witel Denpasar PT. Telkom Indonesia Bali, Ismono Adi Jatmiko menyambut baik sekaligus mendukung gagasan Gubernur Bali jebolan ITB tersebut. Ia meyakinkan Koster bahwa Telkom Indonesia sangat bisa melakukan integrasi CCTV tersebut agar bisa memantau semua wilayah di Bali dengan kekuatan infrastruktur yang dimiliki. “Tinggal melakukan pertemuan teknis kerja samanya seperti apa, mapping eksekusi seperti apa. Kita mendukung penuh gagasan yang sangat brilian ini, agar Bali lebih aman dan nyaman, terintegrasi dengan data yang akurat dan valid,” ujarnya.

Baca Juga :   Bali Perlu Belajar dari Kasus Raja Ampat Sebelum Rencana Pembangunan Terminal FSRU LNG di Sidakarya Dilakukan