DENPASAR, REPORTASE BALI- Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bali bersama tim terpadu lainnya menciduk empat warga negara asing (WNA) di beberapa club malam di kawasan Canggu, Bali. Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Muhamad Novyandri menjelaskan, dalam operasi gabungan tersebut, Kantor Imigrasi Ngurah Rai berhasil mengamankan beberapa wanita cantik yang bekerja di beberapa club malam. “Pengamanan dilakukan dalam Razia Gabungan Operasi Gaktib Polisi Militer “Waspada Wira Tombak”.Tim mengamankan tiga WNA yang diduga melakukan penyalahgunaan izin tinggal dengan
tampil sebagai Disc Jockey (DJ), di sebuah klub malam di kawasan Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Provinsi Bali,” ujarnya, Senin (28/9/2026).
Para wanita cantik WNA itu terdiri
dari satu WN Mesir berinisial MSI, pemegang Visa on Arrival (VOA), serta dua WN Rusia berinisial EZM dan AA, masing-masing pemegang VOA dan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) Investor.
Sementara itu, seorang wanita WN Nigeria berinisial PGA diamankan karena telah melampaui batas waktu izin tinggal (overstay) selama 402 hari. Keempat WNA tersebut kini
menjalani pendalaman terkait izin tinggal dan dokumen keimigrasiannya di Kantor Imigrasi Ngurah Rai. Operasi pengawasan ini juga melibatkan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Badan Narkotika Nasional (BNN), Detasemen Polisi Militer (Denpom), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Kepolisian Resor (Polres) Denpasar.
Novyandri menyampaikan bahwa langkah pengawasan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan menjaga ketertiban keimigrasian di Bali.
“Pengawasan yang ketat bukan semata untuk menindak, tetapi juga untuk menjaga agar setiap izin tinggal yang diberikan negara benar-benar digunakan sesuai peruntukannya, demi terciptanya iklim yang tertib dan aman bagi masyarakat maupun wisatawan di Bali. Semangat inilah yang terus kami jalankan, sejalan dengan arahan Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, bahwa Imigrasi harus hadir untuk melindungi, melayani,
dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui semangat Imigrasi untuk Rakyat,” tutupnya.

