Ditegur Karena Bonceng Isteri Orang, Seorang WNA di Bali Aniaya Warga Lokal

DENPASAR, REPORTASE BALI- Seorang WNA bernama David Van Tra Nguyen dilaporkan ke Polresta Denpasar karena melakukan penganiayaan secara tidak manusiawi terhadap seorang warga lokal bernama Rafael Bujang (52). Pria asal Manggarai NTT ini dianiaya pada Sabtu (7/11/2026) di Jl Dewi Sri Kuta Badung, tepatnya di depan Hotel Grand Kuta Residence.

Saat dikonfirmasi awal media, Rafael membenarkan terjadi penganiayaan terhadap dirinya. Tidak terima dengan perlakuan pelaku, korban memilih melaporkan kasus tersebut ke Polresta Denpasar. Laporan dilakukan pada Minggu siang (8/11/2026) dengan Nomor: LP/B/621/XI/2026/POLRESTA DENPASAR/POLDA BALI tertanggal 8 November 2026.

Kasus ini bermula ketika korban menegur pelaku yang memboncengi isteri korban. “Saya menegur pelaku secara baik-baik karena pelaku bonceng isteri. Dan hal ini sudah sering terjadi. Ada kedekatan yang tidak baik dengan istri. Ternyata pelaku tidak menerima dan langsung melakukan pemukulan secara membabi-buta,” ujarnya. Saat itu, pelaku turun dari motor langsung memukuli korban bertubi-tubi. Pukulan pertama langsung mengenai kepala bagian sebelah kiri. Korban sampai sempoyongan karena pukulan yang keras. Melihat korban sempoyongan, pelaku bukan menyudahi, tetapi terus memukuli korban bertubi-tubi di bagian belakang kepala korban. Korban yang sempat menghindar dan menahan namun tidak mampu melawan. Hasil visum memperlihatkan jika korban mengalami memar dan lebam di kepala, luka di bagian punggung serta tangan kiri dan kanan terkilir akibat menahan pukulan pelaku.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adi Saputra saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp belum merespon dan pesan hanya centang satu. Media ini mencoba mengkonfirmasi langsung ke Kapolresta Denpasar Kombes Pol. I Wayan Winaya terkait dengan nomor Laporan Polisi yang sudah tersebar di beberapa platform media sosial. “Coba wa ke saya laporan polisi,” pinta Kapolresta Denpasar Kombes Pol Winaya. Beberapa awak media langsung mengirim berkas nomor laporan polisi. Namun Kapolresta Denpasar hanya membalas dengan pesat singkat berupa stiker ucapan terimakasih.

Mungkin Anda Menyukai