DENPASAR, REPORTASE BALI- Komitmen Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) dalam membangun lingkungan pendidikan berwawasan internasional semakin mendapat perhatian. Pantauan media ini di Kampus BIM University di kawasan elite By Pass Ngurah Rai Sanur, Senin (5/10/2026), salah seorang mahasiswi cantik ternyata berasal dari negara tetangga Timor Leste bernama Gladis Soares Gama. Saat dikonfirmasi sejumlah awal media, Gladis mengaku sangat suka dengan tawaran program studi (Prodi) dari BIM University Bali.
Ia mengaku mengenal kampus BIM University justeru dari TikTok. “Saya tahun informasi soal BIM University dari aplikasi Tiktok. Setelah itu saya konfirmasi dan mengecek semua kebenaran dan ternyata memang benar adanya. Tanpa pikir panjang saya langsung mendaftar dan masuk ke BIM University,” ujarnya. Gladis Soares Gama, yang memilih BIM University sebagai tempat untuk melanjutkan pendidikan tinggi pada Program Studi Bisnis Digital. Prodi ini dinilai sangat cocok dengan panggilan jiwanya karena keluarganya merupakan adalah seorang pelaku bisnis. “Saya merasa sangat cocok dengan Prodi Bisnis Digital karena saya ingin melanjutkan bisnis keluarga saya dalam bidang properti,” ujarnya.
Setelah mengalami langsung suasana kampus yang mewah dengan fasilitas lengkap, Gladis berjanji akan mengajak adik adik kelasnya untuk kuliah di BIM University. Gladis menyampaikan pengalamannya tersebut saat mengikuti kegiatan GO PMB BIM University Tahun Akademik 2027/2028. Di hadapan para peserta, khususnya siswa SMA/SMK yang hadir, Gladis membagikan pengalamannya selama menempuh pendidikan di BIM University sekaligus mengungkapkan alasan memilih kampus tersebut sebagai tempat mengembangkan potensi diri.
Menurut Gladis, keputusan melanjutkan studi di BIM University memberikan pengalaman baru, baik dari sisi akademik maupun lingkungan pergaulan. Berada di lingkungan kampus yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang menjadi salah satu pengalaman yang memperluas wawasan dan cara pandangnya terhadap dunia. “BIM University Be International Mind,” ungkap Gladis.
Pernyataan tersebut menggambarkan pengalamannya bahwa menjadi mahasiswa BIM University tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk memiliki pola pikir terbuka, mengenal keberagaman, serta mempersiapkan diri menghadapi lingkungan yang semakin terhubung secara global.
Sebagai mahasiswa Program Studi Bisnis Digital, Gladis juga mendapatkan kesempatan untuk mempelajari bidang yang memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan teknologi dan transformasi bisnis. Perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat menuntut generasi muda untuk memiliki kemampuan dalam memanfaatkan teknologi sekaligus memahami dinamika dunia usaha.
Rektor BIM University Prof. DR. Harun Joko Prayitno mengatakan, hingga saat ini BIM University telah menerima banyak mahasiswa dari luar negeri. Hingga tahun ajaran 2026-2027, ada mahasiswa dari Malaysia, Australia dan Timor Leste. “Kehadiran mahasiswa dari Timor-Leste tersebut menjadi salah satu gambaran berkembangnya lingkungan pendidikan BIM University yang terbuka bagi mahasiswa dari berbagai daerah dan negara. Keberagaman mahasiswa menjadi bagian penting dalam membangun suasana akademik yang dinamis serta membuka peluang terjadinya pertukaran pengalaman dan wawasan lintas budaya,” ujarnya.
Dalam kegiatan GO PMB 2027/2028, pengalaman Gladis juga menjadi inspirasi bagi para siswa yang sedang menentukan pilihan perguruan tinggi. Pesannya menunjukkan bahwa kesempatan untuk memperoleh pendidikan dan pengalaman internasional tidak selalu harus ditempuh dengan meninggalkan Indonesia.
Bali sebagai bagian dari Indonesia memiliki posisi strategis sebagai daerah yang dikenal dunia. Kondisi tersebut menjadi peluang bagi BIM University untuk terus mengembangkan pendidikan yang memiliki perspektif global, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai lokal dan karakter kebangsaan.
BIM University terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya menjadi lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga memiliki international mindset, kemampuan beradaptasi, komunikasi lintas budaya, kreativitas, serta keberanian untuk bersaing di tingkat global.
Melalui semangat Be International Mind, BIM University ingin membangun generasi yang mampu melihat peluang lebih luas, berpikir terbuka, dan siap berkontribusi dalam lingkungan masyarakat yang semakin global.
Kisah Gladis Soares Gama menjadi salah satu bukti bahwa BIM University telah menjadi ruang belajar yang mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang. Dari Timor-Leste hingga Bali, keberagaman tersebut menjadi kekuatan untuk membangun pengalaman pendidikan yang lebih luas dan bermakna.

