DENPASAR, REPORTASE BALI- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia resmi menutup perhelatan forum tingkat nasional Future Leaders Summit (FLS) yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2026 di BBPPMVP Bisnis dan Pariwisata, Kota Depok, Jawa Barat. Forum bergengsi ini membuahkan cetak biru arah baru kepemimpinan generasi muda Indonesia dalam menyongsong tantangan masa depan bangsa.
Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (UBIM), Fachril Afnizar, hadir sebagai salah satu representasi pemuda dari 38 provinsi yang turut merumuskan gagasan kepemimpinan nasional tersebut. Selama tiga hari kegiatan, para delegasi terlibat dalam lokakarya kebijakan strategis (strategic policy lab), simulasi perumusan solusi, hingga dialog konstruktif bersama para pengambil kebijakan negara. Kehadiran Menteri Diktisaintek Prof. Brian Yuliarto Ph.D, Wakil Menteri Keuangan RI Dr. Nurkholisoh Ibnu Aman, dan Wakil Menteri Diktisaintek Prof. Fauzan menegaskan pentingnya reorientasi kepemimpinan mahasiswa agar adaptif menghadapi lonjakan sains terapan, kecerdasan buatan, serta transformasi ekonomi digital.
Fachril menegaskan bahwa visi kepemimpinan nasional yang dirumuskan di tingkat pusat tidak boleh berhenti sebagai wacana, melainkan harus mendarat menjadi tindakan nyata di tingkat akar rumput.
”Forum Future Leaders Summit ini menegaskan satu hal penting: kepemimpinan masa depan tidak lagi dinilai dari sekadar retorika, melainkan dari keberanian menghadirkan solusi konkret. Pulang dari Jakarta, amanah saya bukan hanya membawa sertifikat atau status delegasi, melainkan mendiseminasikan perspektif baru ini ke Bali. Kami ingin membangun ekosistem kepemimpinan mahasiswa di kampus yang paham arah perkembangan teknologi, peka terhadap problem sosial, dan mampu melahirkan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Fachril usai penutupan forum.
Civitas akademika Universitas Bali Internasional Muhammadiyah berkomitmen mengawal implementasi gagasan nasional tersebut di tingkat lokal. Pihak universitas menyiapkan ruang diseminasi bagi Fachril untuk menginisiasi forum berbagi wawasan (knowledge sharing) serta lokakarya kepemimpinan di UBIM, guna menerjemahkan cetak biru kepemimpinan nasional menjadi aksi kolaboratif mahasiswa di Bali.

