Sambut Imlek, Bali Airport Hadirkan Chinese New Year Spring Festival “Fortune for All”

0
501
Menyambut Tahun Baru Imlek 2571 yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2020,

REPORTASEBALI.COM, BADUNG – Menyambut Tahun Baru Imlek 2571 yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2020, Bali Airport kembali hadir untuk memeriahkan suasana di terminal bandar udara.

Nuansa warna dan atmosfer khas perayaan hari terpenting bagi warga dunia beretnis Tionghoa dihadirkan di berbagai titik di dalam terminal Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali. Warna emas dan merah, serta lampion dan angpau nampak mendominasi sejumlah lokasi di dalam bandar udara.

Co. General Manager Commercial PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Rahmat Adil Indrawan, menjelaskan tentang makna di balik kegiatan ini. “Di tahun Tikus Logam ini, kami mengangkat tema Fortune for All, di mana melalui kegiatan ini, kami mengambil filosofi tentang keberuntungan yang amat sangat lekat dengan kebudayaan Tionghoa. Melalui event ini juga, terselip do’a dan harapan agar “keberuntungan” di tahun yang baru ini didapatkan oleh setiap wisatawan yang berkunjung ke Bali,” terang Rahmat Adil.

Melalui kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 25-27 Januari 2020 ini, para penumpang yang tengah menanti jadwal penerbangan dihibur oleh berbagai macam sajian hiburan khas Imlek, seperti penampilan wushu dan pertunjukan Barongsai. Untuk semakin memeriahkan suasana, maestro gitar asal Bali, Balawan, khusus dihadirkan untuk menghibur penumpang melalui lagu-lagu akustik yang dibawakan oleh I Wayan Balawan & Friends.

“Berbagai titik lokasi di terminal telah kami sulap dengan dekorasi bertema Chinese New Year. Di area taman anggrek di Terminal Keberangkatan Domestik, kami hadirkan Chinese Gate, pintu gerbang khas rumah klasik di Cina, lengkap dengan ornamen lampion. Spot untuk berfoto pun juga kami hadirkan di Terminal Kedatangan Domestik dan Internasional, yaitu Lucky Tree Photobooth, berbentuk pohon berwarna merah, lengkap dengan lampion,” lanjutnya.

Putri, seorang penumpang tujuan Jakarta, mengaku senang dengan nuansa khas Imlek dan hiburan yang dihadirkan. “Ini acaranya oke banget, kebetulan aku tahu Balawan dan Balawan bisa ada di Bali Airport, aku excited banget,” ucapnya.

Tidak hanya menghadirkan hiburan bagi penumpang, melalui kerja sama dengan Komite Dana Pemasaran, Bali Airport mempersembahkan festival belanja spesial dengan hadiah spektakuler. Festival yang diselenggarakan khusus untuk pengguna jasa bandar udara di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali ini berlangsung dari tanggal 20 Januari hingga 31 Maret 2020 mendatang.

“Mekanisme bagi pengunjung untuk dapat ikut serta dalam festival belanja ini adalah cukup dengan berbelanja di gerai komersial, minimal Rp 128 ribu di Terminal Domestik, dan Rp 280 ribu di Terminal Internasional. Dari perbelanjaan ini, pengunjung akan memperoleh kesempatan untuk mengambil undian yang akan memperoleh angpao berisi potongan harga. Nah, angpao ini dapat digunakan untuk pembelian selanjutnya. Undian juga dapat berisi cendera mata yang bisa ditukarkan di booth “Fortune for All”,” lanjut Rahmat Adil.

Selain kesempatan untuk memperoleh potongan harga serta cendera mata, festival belanja Chinese New Year Spring Festival “Fortune for All” ini juga menghadirkan hadiah utama berupa liburan mewah selama 4 hari 3 malam di Bali.

“Caranya hanya dengan menunjukkan barcode dari angpao yang didapat dari berbelanja, serta kemudian ditukar dengan kupon hadiah utama atau grand prize di booth “Fortune for All”. Untuk lebih lengkapnya, pengguna jasa kami arahkan untuk dapat melihat syarat dan ketentuan di akun Instagram kami di @baliairport,” ujar Rahmat Adil.

“Setiap tahunnya, kami hadirkan berbagai thematic event sesuai dengan kalender, dengan tujuan untuk dapat menghadirkan nilai tambah dan pengalaman khusus tak terlupakan bagi setiap penumpang yang berada di bandar udara kami. Tujuan akhirnya adalah peningkatan kualitas layanan, yang nantinya akan berimplikasi pada keinginan para penumpang untuk hadir kembali ke Bali. Kami selaku pengelola bandar udara, melalui kegiatan semacam ini juga turut bertujuan untuk mempromosikan kebersamaan dan keragaman budaya Indonesia di bandara,” tutupnya.