Ratusan Dosen Mudah Dilatih Penulisan Proposal Hibah Nasional, BIM University Jadi Tuan Rumah Satu-Satunya di Bali

DENPASAR, REPORTASE BALI- BIM University menjadi tuan rumah Pelatihan Penulisan Proposal Hibah Nasional untuk Dosen Muda dan Vokasi Batch 4 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang). Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, 23–25 September 2026, dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dosen dalam menyusun proposal penelitian yang kompetitif.

Pelatihan ini memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam kemampuan menyusun proposal hibah, mulai dari menentukan fokus penelitian, membangun latar belakang yang kuat, merumuskan permasalahan dan tujuan, menyusun metode penelitian, hingga merancang luaran yang sesuai dengan ketentuan program hibah.

Rektor BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat budaya riset di lingkungan perguruan tinggi. Ratusan Dosen mudah dari 42 kampus baik negeri maupun swasta di Bali mengikuti pelatihan dimaksud. “BIM University Bali merupakan 6 kampus yang dijadikan tuan rumah pelatihan tersebut. Dan di Bali merupakan kampus satu-satunya yang menjadi tuan rumah pelatihan penulisan proposal hibah nasional tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kemampuan dosen dalam menyusun proposal perlu dilakukan secara berkelanjutan agar gagasan penelitian dapat dikembangkan menjadi penelitian yang memiliki kontribusi akademik dan manfaat bagi masyarakat. “BIM University menyambut baik penyelenggaraan pelatihan ini karena penguatan kapasitas dosen dalam penelitian merupakan bagian penting dari pengembangan ekosistem akademik. Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta tidak hanya mampu menyusun proposal yang memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga mampu mengembangkan gagasan penelitian yang kuat, inovatif, dan memberikan kontribusi nyata,” ujar Prof. Harun.

Selama kegiatan, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti proses pendampingan dan penelaahan proposal. Pendekatan tersebut memungkinkan peserta memperoleh masukan terhadap rancangan penelitian yang telah disusun sehingga dapat dilakukan penyempurnaan terhadap substansi proposal sebelum diajukan dalam skema pendanaan nasional.
Prof. Harun menambahkan bahwa kehadiran peserta dari berbagai institusi juga memberikan nilai strategis bagi pengembangan jejaring akademik. Pertemuan tersebut dapat menjadi ruang untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, serta membuka peluang kerja sama penelitian antarlembaga.

Penyelenggaraan kegiatan di BIM University turut memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan kompetensi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran dosen muda dan dosen vokasi dari berbagai institusi juga membuka peluang terbentuknya jejaring akademik dan kolaborasi penelitian antarlembaga.

Melalui pelatihan Batch 4 ini, peserta diharapkan semakin memahami karakteristik proposal hibah nasional serta mampu menghasilkan rancangan penelitian yang sistematis, inovatif, dan memiliki kontribusi yang jelas terhadap pengembangan ilmu pengetahuan maupun penyelesaian persoalan di masyarakat.

Mungkin Anda Menyukai