Dari 143 Juta Akun Medsos, 1.285 Akun Sudah Diblokir Karena Terpapar Radikalisme

0
622

REPORTASEBALI.COM – Tenaga Ahli Kemkominfo Donny Budi Utoyo mengatakan, sejak pertama kali terjadi bom di gereja, ada 1.285 akun medsos yang diblokir.
 
“Itu hanya dalam waktu 3-4 hari. Sesungguhnya, prosesnya sudah dilakukan terus menerus dan saat kejadian lebih diintensifkan,” jelas Donny pada Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (Dismed FMB9) bertajuk ‘Cegah dan Perangi Aksi Teroris’ di Gedung Serba Guna Kemkominfo.
 
Pemblokiran dilakukan melalui tahapan aduan konten, internet sehat maupun diberikan kreasi.
 
Donny menambahkan, di Indonesia ada 143 juta pengguna medsos yang sangat berpotensi terkena virus radikalisme dan terorisme. Namun pemblokiran tidak serta merta dilakukan tanpa melihat konten, literasi maupun narasi yang diunggah di medsos.
 
“Jika itu terpenuhi baru dilakukan pemblokiran,” jelasnya.
 
Selain Tenaga Ahli Kemkominfo Donny Budi Utoyo, hadir juga sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini antara lain Ketua Dewan Pers Joseph Adi Prasetyo dan Pengamat Terorisme Universitas Indonesia Solahudin.(dyu)

Baca Juga :   Karo Sarpras Polda Bali Sosialisasikan Perumahan Bersubsidi