Bupati Klungkung Harapkan Kecepatan Pelayanan Harus Diutamakan

0
285

REPORTASEBALI, KLUNGKUNG – Guna meningkatkan kecepatan dan mutu kualitas pelayanan di Rumah Sakit, RSUD Kabupaten Klungkung akan menerapkan sistem yang berbasis elektronik dalam memberikan Jaspel, Rekam Medik, serta Acountingnya.

 

Hal tersebut disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta seusai meninjau tempat pelayanan-pelayanan rumah sakit Klungkung kepada masyarakat.

 

Dalam rapat yang gelar di ruang rapat RSUD Klungkung tersebut, Bupati Suwirta menyampaikan agar kecepatan pelayanan harus diutamakan di jaman yang semakin modern ini, sehingga cara-cara manual harus dikurangi. Dengan kata lain, kecepatan dan keakuratan dalam menyampaikan data harus menggunakan media yang berbasis elektronik.

 

Dirumah sakit harus segera ada satu aplikasi yang memang mengakses data untuk memberikan informasi seluruh Data base di RS Klungkung. Untuk kedepan jaspel, rekam medik, dan accounting harus berbasis elektronik.

 

Terkait dengan jaspel, nanti jaspel tersebut akan menggunakan sistem berbasis elektronik, sama halnya seperti e-tukin yang sudah berjalan untuk PNS di Pemkab Klungkung. Jika sudah berjalan e-jaspel tersebut, seluruh staf di rumah sakit harus mempunyai handphone yang bisa diinstal dan mengakses e-jaspel.

 

Selain e-jaspel, rekam medik dan acountingnya juga akan dibuat berbasis elektronik menjadi e-rekam medik dan e-acounting. E-rekam medik bertujuan untuk mempermudah Dokter melihat riwayat penyakit pasien dengan cepat dan e-acounting diharapkan mempercepat proses administrasi di rumah sakit.

 

Dengan adanya e-rekam medik masing-masing ruangan dan dokter harus ada satu laptop untuk menginstal aplikasi, dan dokter juga harus bisa mengoperasikan laptop tersebut. Agar nanti saat ada pasien datang dengan hanya menunjukkan kartu BPJSnya, semua rekam medik pasien tersebut sudah tersimpan diaplikasi tidak lagi mencari-cari rekam medik pasien dikertas maupun di buku catatan rekam medik.

 

Dokter-dokter juga diharap agar mengikuti kemajuan jaman yang sangat pesat ini, karena kebutuhan akan data itu harus bisa diakses sangat cepat. Masyarakat yang datang kerumah sakit nanti akan merasakan imbas dalam pelayanannya yang berbasis elektronik.

 

Bupati Suwirta juga meminta kepada pihak Rumah Sakit agar Aplikasi tersebut harus dimatangkan dulu sebelum direalisasikan. Dalam mengoperasikan aplikasi tersebut harus adanya SDM di bidang IT yang handal karena dalam mengelola aplikasi tidaklah mudah.

 

Sehingga SDM di bidang IT yakni staf yang menjadi programmer di rumah sakit harus dilebih diperhatikan, agar nanti bisa mengembangkan aplikasi-apilkasi yang sudah ada, sehingga tidak perlu lagi membeli aplikasi dari luar.

 

“ kalau bisa programmer yang ada di Rumah sakit Klungkung mampu membuat apilkasi, agar kedepan ada penambahan layanan pada aplikasi programmer di Rumah sakit bisa dengan gampang mengolah aplikasi tersebut,” ujar Suwirta.

 

Kedepannya di rumah sakit tidak ada menggunakan kertas lagi, tetapi menggunakan sistem yang berbasis elektronik. Sehingga dalam melaporkan masalah apapun dan ingin melihat data yang dibutuhkan hanya melalui satu aplikasi.