BADUNG, REPORTASEBALI.ID – Perkembangan dunia usaha di Bali yang semakin beragam mendorong kebutuhan terhadap layanan hukum yang tidak hanya mampu menyelesaikan persoalan, tetapi juga membantu perusahaan mengantisipasi risiko sejak awal.
Melihat kebutuhan tersebut, ANSUGI LAW memperluas kehadirannya ke Bali dengan menghadirkan layanan hukum korporasi yang berorientasi pada kebutuhan bisnis.
Ekspansi tersebut ditandai dengan pengangkatan Haganta Tarigan sebagai Partner ANSUGI LAW Bali. Pengumuman ini disampaikan dalam Press Conference ANSUGI LAW yang berlangsung di Alila Villas Uluwatu, Bali, Jumat (25/9/2026).
Managing Partner ANSUGI LAW Michael Sugijanto mengatakan kehadiran di Bali merupakan bagian dari komitmen firma untuk memberikan akses terhadap layanan hukum yang profesional, responsif, dan memahami kebutuhan pelaku usaha.
“Kami percaya bahwa legal service seharusnya menjadi bagian dari strategi bisnis, bukan sekadar respons ketika sebuah masalah muncul,” ujar Michael.
Menurut dia, dunia usaha membutuhkan pendampingan hukum sejak tahap awal, terutama ketika perusahaan mengambil keputusan yang berkaitan dengan investasi, kontrak, struktur bisnis, maupun pengembangan usaha.
Bali Jadi Pasar Bisnis yang Semakin Kompleks
Bali selama ini dikenal sebagai salah satu pusat pariwisata dunia. Namun, perkembangan ekonominya kini mencakup berbagai sektor lain, seperti properti, investasi, ekonomi kreatif, teknologi, lifestyle, hingga bisnis yang melibatkan investor dan perusahaan asing.
Perkembangan tersebut membuat persoalan hukum yang dihadapi pelaku usaha semakin beragam.
Mulai dari pendirian dan struktur perusahaan, perjanjian komersial, transaksi properti, investasi, ketenagakerjaan, perizinan, kekayaan intelektual hingga penyelesaian sengketa.
Dalam kondisi tersebut, ANSUGI LAW menawarkan pendekatan pendampingan hukum yang menempatkan aspek legal sebagai bagian dari strategi bisnis.
“Kami ingin hadir lebih dekat dengan para pelaku usaha dan memberikan pendampingan hukum yang dapat mendukung mereka bertumbuh secara aman dan berkelanjutan,” kata Michael.
Haganta Tarigan Perkuat Kehadiran ANSUGI LAW di Bali
Untuk memperkuat ekspansinya, ANSUGI LAW menunjuk Haganta Tarigan sebagai Partner ANSUGI LAW Bali.
Haganta memiliki pengalaman profesional di bidang hukum dan bisnis. Ia sebelumnya pernah bergabung dengan ANSUGI LAW sebagai Junior Associate pada 2021.
Setelah itu, Haganta melanjutkan karier sebagai Legal Consultant, Legal Counsel hingga Legal Manager dengan pengalaman yang berkaitan dengan commerce, property dan digital business.
Haganta merupakan lulusan Universitas Udayana dari bidang Business Law dan tercatat sebagai advokat.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal bagi ANSUGI LAW untuk membangun kehadiran yang lebih kuat di Bali sekaligus memahami karakteristik dunia usaha lokal.
“Kami melihat bahwa Bali memiliki potensi bisnis yang sangat besar dan kebutuhan terhadap layanan hukum yang semakin berkembang,” ujar Michael.
“Karena itu, kehadiran kami di Bali harus dibangun dengan pemahaman terhadap ekosistem lokal. Kami percaya Haganta adalah sosok yang tepat untuk membawa visi ANSUGI LAW di Bali,” lanjutnya.
Tidak Sekadar Menangani Persoalan Hukum
Haganta mengatakan karakter bisnis Bali memiliki keunikan tersendiri. Selain industri pariwisata dan hospitality, perkembangan properti, investasi, teknologi dan ekonomi kreatif menghadirkan kebutuhan hukum yang semakin luas.
“Bali memiliki karakter bisnis yang sangat unik. Di satu sisi terdapat industri pariwisata dan hospitality yang kuat, namun di sisi lain terdapat perkembangan properti, investasi, teknologi, ekonomi kreatif, dan berbagai bentuk bisnis baru,” kata Haganta.
Karena itu, ANSUGI LAW ingin memberikan pendampingan yang tidak berhenti ketika persoalan hukum muncul.
“Kami ingin ANSUGI LAW hadir bukan hanya ketika klien menghadapi masalah hukum, tetapi sejak mereka mulai mengambil keputusan bisnis,” ujarnya.
Pendekatan tersebut diarahkan agar pelaku usaha dapat memahami potensi risiko, menentukan langkah yang tepat, sekaligus membangun bisnis dengan fondasi hukum yang lebih kuat.
Tawarkan Tiga Pilar Layanan
ANSUGI LAW memiliki tiga pilar layanan utama, yakni Legal Audit, Legal Opinion, dan Legal Action.
Melalui pendekatan tersebut, firma memberikan pendampingan terhadap berbagai kebutuhan hukum korporasi, mulai dari perseroan, kontrak, ketenagakerjaan, kekayaan intelektual, pembiayaan, asuransi hingga penyelesaian sengketa.
ANSUGI LAW menyebut telah membantu memitigasi persoalan hukum lebih dari 100 bisnis sejak 2020.
Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pendekatan yang dibawa ANSUGI LAW dalam ekspansinya ke Bali.
Dengan menggabungkan pengalaman hukum korporasi dan pemahaman terhadap kebutuhan dunia usaha, ANSUGI LAW ingin menjadi mitra hukum bagi perusahaan dan pelaku usaha yang sedang menjalankan maupun mengembangkan bisnisnya di Bali.
Bangun Kolaborasi dengan Pelaku Usaha Bali
Selain memberikan layanan hukum, ANSUGI LAW juga membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan, investor, pelaku usaha lokal, komunitas bisnis, profesional serta berbagai institusi di Bali.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan pemahaman hukum yang lebih baik sehingga persoalan legal dapat diantisipasi sejak awal.
Michael mengatakan hubungan antara lawyer dan klien perlu dibangun dalam jangka panjang.
“Kami ingin membangun hubungan jangka panjang. Bagi kami, keberhasilan seorang lawyer bukan hanya ketika berhasil menyelesaikan perkara, tetapi ketika klien mampu menjalankan bisnisnya dengan lebih aman, lebih terstruktur, dan memiliki kepercayaan diri dalam mengambil keputusan,” kata Michael.
Dengan hadirnya ANSUGI LAW Bali dan pengangkatan Haganta Tarigan sebagai partner, ANSUGI LAW menegaskan komitmennya untuk memperluas akses terhadap layanan hukum korporasi sekaligus menjadi bagian dari perkembangan ekosistem bisnis di Bali.
ANSUGI LAW — Striving to bring perpetual change towards better legal service in Indonesia.

