
REPORTASEBALI.ID – Memasuki usia tiga tahun, Living World Denpasar tidak hanya merayakan pertumbuhan sebagai pusat perbelanjaan, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam mendukung UMKM dan program sosial bagi masyarakat Bali.
Hal ini disampaikan manajemen dalam kegiatan media gathering yang digelar pada Senin (23/3/2026), sebagai bagian dari rangkaian perayaan bertajuk “GOLD3N BLOOM”.
General Manager Living World Denpasar, Maria Lucia Lazuardi, mengatakan perjalanan tiga tahun ini diisi dengan berbagai upaya untuk menghadirkan nilai tambah, tidak hanya bagi pengunjung tetapi juga masyarakat sekitar.
Menurut dia, Living World Denpasar terus mendorong pemberdayaan UMKM lokal melalui penyediaan ruang usaha, fasilitasi business matching, hingga edukasi perdagangan di pasar modern. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 220 UMKM telah terlibat dalam berbagai program yang difasilitasi.
“Perjalanan ini bukan hanya tentang pertumbuhan bisnis, tetapi juga bagaimana kami bisa tumbuh bersama masyarakat dan memberikan dampak nyata,” ujarnya.
Dalam momentum perayaan ini, Living World Denpasar juga menggelar festival kuliner yang melibatkan 300 pelaku usaha makanan dan minuman. Kegiatan yang dimulai sejak 22 Maret 2026 tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 12 April 2026.
Selain itu, pengelola juga menghadirkan berbagai program apresiasi bagi pengunjung, termasuk program belanja dengan total hadiah mencapai Rp3 miliar serta ribuan hadiah lainnya melalui aplikasi My Living.
Di sisi lain, aspek sosial juga menjadi perhatian. Pada 23 Maret 2026, Living World Denpasar melaksanakan program bertajuk “Menjaga Pertumbuhan dan Kesehatan Anak Kelurahan Tonja” yang menyasar sekitar 150 balita di 10 banjar.
Melalui program tersebut, bantuan berupa timbangan bayi digital, botol minum anak, hingga paket mainan disalurkan untuk mendukung kegiatan Posyandu. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan edukasi tumbuh kembang anak oleh tenaga medis.
Tak hanya itu, selama tiga tahun terakhir Living World Denpasar juga aktif dalam berbagai program keberlanjutan lingkungan. Di antaranya melalui pengumpulan sampah plastik, pengolahan limbah menjadi produk fungsional, serta pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya yang berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon.
Di bidang kesehatan, kegiatan donor darah yang rutin digelar telah menghimpun ratusan kantong darah, sementara di sektor sosial bantuan juga telah disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.
Sebagai penutup rangkaian perayaan, Living World Denpasar akan menghadirkan penampilan musisi Adrian Khalif serta pertunjukan kembang api pada puncak acara 24 Maret 2026.
Manajemen berharap ke depan Living World Denpasar dapat terus menjadi ruang yang inklusif dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Bali.


















